Mahasiswa Program Magister UNIPMA Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris melalui EAPT 2026 

Universitas PGRI Madiun – Mahasiswa Program Magister (S2) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengikuti pelaksanaan English Academic Proficiency Test (EAPT) 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Universitas PGRI Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik mahasiswa melalui pengukuran kemampuan bahasa Inggris.

Pelaksanaan EAPT 2026 diikuti oleh 390 mahasiswa Program Magister Universitas PGRI Madiun dari berbagai Program Studi (Prodi). Peserta tersebut terdiri dari 312 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 44 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), 19 Pendidikan Dasar (Dikdas), serta 15 Bimbingan dan Konseling (BK).

Pelaksanaan EAPT 2026 tidak hanya berfokus pada evaluasi kemampuan peserta, tetapi juga memastikan layanan ujian berjalan nyaman dan optimal. P2B Universitas PGRI Madiun menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari tahap administrasi hingga pelaksanaan tes, dengan pendampingan dari tim penyelenggara.

Winarno, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia jenjang Magister (S2), menyampaikan bahwa pelaksanaan tes berlangsung dengan lancar. Menurutnya, variasi tingkat kesulitan soal menjadi bagian dari proses evaluasi kemampuan bahasa Inggris peserta.

"Tes berjalan cukup lancar. Soalnya bervariasi, ada yang mudah dan ada yang cukup sulit, tetapi itu hal yang wajar dalam sebuah ujian," ujar Winarno, Senin (3/8), kemarin.

Selain proses pelaksanaan tes, Winarno juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan tim P2B Universitas PGRI Madiun. Menurutnya, kesiapan petugas dan fasilitas pendukung turut menciptakan suasana ujian yang nyaman bagi peserta.

"Pelayanannya sangat baik. Tim P2B yang membantu juga memberikan pelayanan dengan baik, sehingga kami merasa puas selama mengikuti tes," katanya.

Ia berharap kualitas layanan tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan untuk mendukung kebutuhan mahasiswa dalam menjalani proses akademik di lingkungan Universitas PGRI Madiun.

Pelaksanaan EAPT 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen P2B Universitas PGRI Madiun di bawah kepemimpinan Dr. Fitra Pinandhita, M.Pd., dalam menyediakan layanan pengembangan bahasa yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, P2B Universitas PGRI Madiun tidak hanya mengukur kemampuan bahasa mahasiswa, tetapi juga mendukung kesiapan akademik dan profesional mahasiswa Program Magister.

Selain EAPT, P2B Universitas PGRI Madiun juga menyediakan berbagai layanan pengembangan bahasa, seperti pelatihan TOEFL, TOEIC, IELTS, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris Profesi, public speaking, hingga layanan penerjemahan.

Melalui berbagai program tersebut, Universitas PGRI Madiun terus mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa agar memiliki kemampuan bahasa yang mendukung perkembangan akademik, penelitian, dan kesiapan menghadapi dunia profesional.