Mahasiswa Manajemen UNIPMA Bersama Tim BTPN Syariah Bantu Dorong Ayam Panggang Pak Thaufik Masuk Pasar Digital
Universitas PGRI Madiun – Upaya memperluas pasar usaha kuliner rumahan dilakukan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) bersama tim BTPN Syariah melalui pendampingan digital marketing terhadap UMKM Ayam Panggang Pak Thaufik. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kelompok 8 sebagai bentuk kolaborasi untuk membantu usaha milik Ibu Lutviatul Lailia mengoptimalkan promosi melalui media digital.
Pendampingan dilaksanakan di lokasi usaha Ayam Panggang Pak Thaufik, Jalan Kanal Utara I, Rejosari, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama tim BTPN Syariah melakukan observasi terhadap proses bisnis yang telah berjalan selama 13 tahun, mulai dari proses produksi, penggunaan bahan baku, hingga pola pemasaran yang selama ini diterapkan. Tim BTPN Syariah turut memberikan masukan terkait penguatan kapasitas usaha serta mendorong pelaku UMKM agar lebih siap memanfaatkan peluang pemasaran berbasis digital.
Kelompok yang beranggotakan Rias Fitri Anggoro Wati, Novita Putri Lestari, Arum Fitriana Sekar Hapsari, Reva Tri Anggraini, Tiara Riski, dan Lefi Alisa Fibriana tersebut kemudian membantu mengembangkan strategi promosi melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp. Strategi tersebut disusun untuk menyesuaikan pola pemasaran dengan kebiasaan konsumen yang semakin banyak mencari informasi produk melalui media digital, dengan dukungan dan pendampingan dari tim BTPN Syariah dalam memberikan wawasan mengenai pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Ketua kelompok, Arum Fitriana Sekar Hapsari, mengatakan bahwa proses pendampingan tidak langsung berfokus pada promosi, tetapi diawali dengan melihat kondisi usaha dan kebutuhan mitra.
“Awalnya yang dilihat bukan hanya cara menjualnya, tetapi bagaimana usaha ini sudah berjalan dan apa yang bisa dikembangkan. Dari situ, pemasaran digital menjadi salah satu langkah yang paling memungkinkan untuk dilakukan,” ujar Arum, Sabtu (1/8), kemarin.
Pendampingan tersebut merupakan penerapan ilmu dari mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis yang diampu oleh Dwi Murniyati, S.E., M.M. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tim BTPN Syariah sebagai mitra yang turut berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa menerapkan analisis pasar dan strategi promosi untuk melihat peluang pengembangan usaha berdasarkan karakteristik konsumen.
Dalam penyusunan strategi pemasaran, mahasiswa membagi sasaran konsumen Ayam Panggang Pak Thaufik ke dalam beberapa kelompok. Kalangan anak muda, khususnya milenial dan Generasi Z, menjadi target promosi melalui konten visual di TikTok dan Instagram. Sementara itu, segmen keluarga diarahkan melalui layanan pemesanan WhatsApp untuk kebutuhan acara seperti syukuran, arisan, maupun konsumsi bersama.
Arum menambahkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kemampuan usaha dalam mengikuti perubahan cara konsumen mencari dan membeli makanan.
“Sekarang banyak konsumen mengenal sebuah usaha dari media sosial, sehingga penting bagi pelaku UMKM memahami bagaimana produknya bisa ditemukan oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, mahasiswa Manajemen Universitas PGRI Madiun bersama tim BTPN Syariah berharap UMKM Ayam Panggang Pak Thaufik mampu memperkuat strategi pemasaran, memperluas jangkauan konsumen, serta terus berkembang mengikuti perubahan bisnis di era digital.
Program ini juga sejalan dengan semangat Kampus Berdampak serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi masyarakat, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan daya saing UMKM, dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.




