Perkuat Ketahanan Pangan, UNIPMA Bersama DKP Pantau Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok
Universitas PGRI Madiun - Budidaya ikan nila dengan sistem bioflok di Kebun Biologi Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memasuki tahap monitoring dan evaluasi. Universitas PGRI Madiun bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Madiun memantau fasilitas, instalasi bioflok, dan perkembangan ikan untuk memastikan program hibah berjalan optimal.
Monitoring berlangsung Rabu (16/9), kemarin. Delegasi DKP dipimpin drh. Cahyarini Budiarti, sementara dari Universitas PGRI Madiun hadir Kepala Program Studi Pendidikan Biologi Sri Utami, S.Pd., M.Pd., Kepala Laboratorium Joko Widiyanto, S.Pd., M.Pd., dan Zainal Arifin, S.Pd.
drh. Cahyarini Budiarti mengatakan monitoring tidak hanya dilakukan untuk mengecek kondisi bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan teknis selama proses budidaya. Pendampingan tersebut mencakup pemantauan kondisi instalasi bioflok dan perkembangan ikan nila. “Harapannya, saat panen nanti hasilnya maksimal dan dapat meningkatkan perekonomian anggota kelompok,” ujarnya.
Tim memeriksa kondisi kolam terpal bulat untuk memastikan tidak ada kebocoran dan struktur penyangga masih layak. Pemeriksaan dilanjutkan pada instalasi bioflok, termasuk sistem aerasi berupa pompa udara dan kelistrikan yang berperan menjaga kadar oksigen serta keberlangsungan mikroorganisme pembentuk flok.
Selain fasilitas, tim memantau kendala yang dihadapi pembudidaya, terutama potensi pemadaman listrik atau kerusakan alat yang dapat mengganggu sistem aerasi. Perkembangan benih ikan nila juga diperiksa untuk memastikan budidaya berjalan hingga masa panen.
Zainal Arifin, S.Pd., mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat kondisi sekaligus pemanfaatan fasilitas hibah bioflok di Kebun Biologi Universitas PGRI Madiun. Menurutnya, pengecekan tersebut diperlukan agar bantuan tetap berfungsi dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. “Peralatan yang diberikan masih digunakan dalam kegiatan budidaya ikan nila,” ujarnya.
Sri Utami, S.Pd., M.Pd., menilai pendampingan DKP membantu menangani persoalan awal budidaya, terutama penyesuaian kualitas air dan manajemen pakan.
Program hibah tersebut mencakup paket budidaya ikan sistem bioflok. Bagi Universitas PGRI Madiun, keterlibatan dalam program ini menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui pemanfaatan Kebun Biologi, fasilitas, dan sumber daya manusia.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 2 tentang ketahanan pangan, SDG 8 tentang pertumbuhan ekonomi, SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDG 17 tentang kemitraan.



