Terapkan Ilmu Perkuliahan, Tiga Mahasiswa Farmasi UNIPMA Rampungkan Magang di RS Griya Husada Madiun
Universitas PGRI Madiun — Tiga mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) resmi menyelesaikan program magang di Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Kegiatan yang berlangsung sepanjang 3–29 September 2026 ini menjadi ruang praktik langsung bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi kefarmasian di dunia kerja medis.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Dabit Izza Mahdiyana Amanah, Siti Aisyah, dan Ike Nurdianing Trias Putri Harianto. Selama hampir satu bulan, mereka berperan sebagai farmasis pendamping yang bertugas di tiga unit utama, yakni gudang farmasi, poli farmasi, dan unit pelayanan farmasi rawat inap.
Di unit pelayanan dan poli farmasi, para mahasiswa terlibat langsung dalam penyiapan serta peracikan sediaan obat seperti puyer, kapsul, dan sirup sesuai resep dokter. Kehadiran mereka membantu mempercepat alur pelayanan obat rawat jalan sekaligus menekan risiko kesalahan pemberian obat (medication error).
Selain peracikan obat, mahasiswa juga mengikuti kegiatan visite ke ruang perawatan pasien bersama tenaga kesehatan lain. Momen ini dimanfaatkan untuk memastikan indikasi, dosis, dan efek obat yang diterima pasien telah sesuai dengan standar terapi.
"Pengalaman ini memberikan gambaran nyata mengenai alur pelayanan kefarmasian di rumah sakit, mulai dari tata kelola sediaan hingga pelayanan klinik langsung kepada pasien," ujar Dabit Izza Mahdiyana Amanah, (5/10), kemarin.
Pada sektor manajemen persediaan, para mahasiswa ditempatkan di gudang farmasi untuk membantu proses penerimaan barang dari Pedagang Besar Farmasi (PBF). Mereka melakukan verifikasi faktur, pengecekan nomor batch, tanggal kedaluwarsa, hingga penataan obat menggunakan sistem First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO).
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengelolaan stok dan penyiapan kartu permintaan obat untuk unit krusial, seperti Kamar Operasi (OK), ICU, dan IGD turut menjaga kelancaran pasokan medis darurat di rumah sakit tersebut.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas PGRI Madiun, Dr. Apt. Vevi Maritha, M.Farm., menyampaikan bahwa program ini dirancang agar mahasiswa tidak sekadar mengamati, tetapi mampu mengaplikasikan teori farmasetika dan farmakologi yang didapat di ruang kuliah ke dalam praktik profesional.
Di sisi lain, Pembimbing Lapangan RS Griya Husada Madiun, Apt. Fika Rosana Furi, S.Farm., menilai kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi operasional pelayanan kesehatan harian di rumah sakit.
Program magang terintegrasi ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis antara Universitas PGRI Madiun dan RS Griya Husada Madiun, sekaligus menjadi bekal kesiapan para lulusan sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan profesi apoteker.




