Mahasiswa UNIPMA Berkontribusi Kembangkan Sistem Pendaftaran Pelatihan IKM di Kota Madiun
Universitas PGRI Madiun — Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) berkontribusi dalam pengembangan sistem digital pendaftaran pelatihan bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Madiun. Kontribusi tersebut dilakukan saat keduanya menjalani magang di Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnaker KUKM) Kota Madiun.
Muhamad Noval dan Onick Yoam H. ditempatkan di bidang Perindustrian dan bergabung dalam tim teknologi informasi (IT). Keduanya berkontribusi menyelesaikan pengembangan sistem web pendaftaran IKM JUARA, terutama melalui perbaikan dan penyempurnaan fitur sesuai kebutuhan layanan.
Program magang berlangsung pada 20 Juli hingga 20 September 2026. Selama penempatan, mahasiswa menerapkan pengetahuan dari sejumlah mata kuliah, seperti Pemrograman Web, Basis Data, Jaringan Komputer, dan Manajemen Sistem Informasi.
Onick mengatakan keterlibatan langsung dalam proyek membuat pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan dapat digunakan untuk menghadapi persoalan teknis di lingkungan kerja.
“Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara langsung dalam menyelesaikan pekerjaan dan permasalahan di lingkungan kerja,” kata Onick, Kamis (3/9), kemarin.
Dalam pengembangan IKM JUARA, mahasiswa melanjutkan existing project dengan memperbaiki serta menyempurnakan fitur yang dibutuhkan. Sistem tersebut ditujukan untuk mendukung proses pendaftaran pelatihan bagi pelaku IKM.
Pekerjaan itu memberi pengalaman bagi mahasiswa dalam menyesuaikan pengembangan sistem dengan kebutuhan pengguna. Mereka tidak hanya menangani aspek teknis, tetapi juga memahami proses kerja layanan digital di lingkungan instansi pemerintah.
Selain mengerjakan pengembangan sistem, Noval dan Onick membantu pencatatan surat masuk di bidang Perindustrian. Penugasan tersebut menambah pengalaman mereka mengenai administrasi dan alur kerja di instansi.
Onick mengakui proses adaptasi menjadi salah satu tantangan selama magang. Ia perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan membangun komunikasi dengan para pegawai di bidang Perindustrian.
Di luar keterampilan teknis, pengalaman tersebut turut melatih tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi, kerja sama, dan kemampuan beradaptasi.
Onick berharap sistem yang mereka bantu kembangkan dapat terus memberikan manfaat bagi instansi dan masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kota Madiun.
“Harapannya, proyek yang sudah dibantu diselesaikan dapat bermanfaat bagi instansi terkait dan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kota Madiun,” ujarnya.
Selama menjalankan tugas, mahasiswa berada di bawah koordinasi Yanuar Priambodo, S.Sos. Dari pihak Universitas PGRI Madiun, kegiatan magang mendapat bimbingan dari Hani Atun Mumtahana, S.Kom., M.Kom.




