33 Anggota Baru UKM Pramuka UNIPMA Ikuti PAB 2026, Perkuat Kaderisasi dan Kepemimpinan
Universitas PGRI Madiun — Sebanyak 33 anggota baru UKM Pramuka Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) mengikuti Pemantapan Anggota Baru (PAB) 2026 sebagai bagian dari proses kaderisasi Gerakan Pramuka di lingkungan kampus.
Kegiatan yang digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu, 7-9 Agustus 2026, tersebut diselenggarakan Gerakan Pramuka Gugus Depan Kota Madiun 01-097 dan 01-098, Racana Pangeran Timoer-Racana Retno Djumilah. Pembina Racana Retno Djumilah, Dr. Candra Dewi, S.Pd., M.Pd., turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di GOR Cendekia Universitas PGRI Madiun dan Lembah Arum, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.
Mengusung tema "Belajar dari Jejak, Bertumbuh dalam Persaudaraan, Berkarya untuk Masa Depan", PAB menjadi tahapan bagi anggota baru untuk mengenal lebih jauh nilai-nilai kepramukaan sekaligus mempersiapkan diri sebagai bagian dari kepengurusan Racana.
Ketua Pelaksana PAB 2026, Dewi Afnia Febtyaningrum, mengatakan kegiatan tersebut menjadi tahap penting dalam proses kaderisasi. Melalui PAB, anggota baru diperkenalkan pada budaya Racana sekaligus dilatih memahami peran dan tanggung jawab dalam organisasi.
"PAB menjadi tahap penting untuk mempersiapkan anggota baru sebagai penerus kepengurusan Racana," ujar Dewi.
Selain sebagai bagian dari proses kaderisasi, PAB 2026 bertujuan mengesahkan peserta sebagai anggota tetap UKM Pramuka Racana Pangeran Timoer-Racana Retno Djumilah. Peserta juga mengikuti tahapan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan anggota baru dan menempuh Badge Racana.
Pada hari pertama, peserta mengikuti registrasi, pengecekan perlengkapan, upacara pembukaan, penjelajahan, pendirian tenda, serta Ruang Cerita Racana atau sarasehan.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti materi Sejarah dan Nilai-nilai Racana, Race of PTRD, Mission Possible: Kepanitiaan Edition, dan outbound. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Upacara Api Unggun serta Movie & Memory Night.
Hari ketiga menjadi puncak kegiatan melalui Kegiatan Adat Racana. Kegiatan tersebut menjadi simbol diterimanya peserta sebagai anggota Racana sebelum dilanjutkan dengan beberes, makan besar, upacara penutupan, dan kepulangan peserta ke Madiun.
Menurut Dewi, pengalaman selama PAB diharapkan dapat membantu anggota baru menerapkan nilai-nilai kepramukaan dan budaya Racana dalam kehidupan berorganisasi.
"Anggota baru diharapkan tumbuh dalam persaudaraan, tanggung jawab, dan kepemimpinan serta aktif berkarya," katanya.
Bagi panitia, pelaksanaan PAB juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi. Pengalaman mengelola rangkaian kegiatan diharapkan dapat melatih kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan tugas secara bersama-sama.
Melalui PAB 2026, anggota baru diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai kepramukaan, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam kegiatan Racana, lingkungan kampus, dan masyarakat.




