PSM Sadhuta Madhuswara UNIPMA Beri Kesempatan bagi Mahasiswa Belajar Bernyanyi dan Tampil di Acara Kampus 

Universitas PGRI Madiun – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sadhuta Madhuswara Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang ingin belajar bernyanyi meski belum memiliki kemampuan vokal yang matang.

Langkah tersebut dilakukan seiring tantangan menemukan mahasiswa baru yang sudah memiliki kemampuan vokal sesuai standar paduan suara. Dalam dua tahun terakhir, kondisi itu mendorong Sadhuta menyesuaikan kriteria penerimaan anggota dengan mempertimbangkan kemauan belajar, karakter, komitmen, dan keseriusan mahasiswa untuk berkembang.

Dea Adinda selaku Ketua UKM PSM Sadhuta Madhuswara Universitas PGRI Madiun mengatakan kemampuan bernyanyi bukan lagi satu-satunya pertimbangan dalam menerima anggota baru.

“Anggota baru tidak harus langsung memiliki kemampuan vokal yang matang. Mereka akan mendapatkan pelatihan dan pembinaan secara bertahap,” ujar Dea, Senin (10/8), kemarin.

Pembinaan anggota dimulai dari teknik dasar, seperti pernapasan, pemanasan vokal, artikulasi, dan intonasi. Mahasiswa juga dikenalkan dengan pembagian suara dalam paduan suara, yakni sopran, alto, tenor, dan bass.

Selain kemampuan individu, anggota dilatih untuk bernyanyi sebagai satu kesatuan. Mereka belajar mendengarkan suara anggota lain, menjaga keseimbangan suara, mengikuti arahan conductor, serta memahami peran masing-masing dalam sebuah komposisi.

Anggota Sadhuta berasal dari berbagai program studi dan latar belakang. Tidak semuanya memiliki pengalaman di bidang seni atau pernah mengikuti paduan suara sebelumnya.

Menurut Dea, keberagaman tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar anggota. “Tantangannya adalah bagaimana menyatukan perbedaan karakter suara menjadi satu harmoni,” tambahnya.

Di luar kemampuan vokal, kegiatan paduan suara juga digunakan sebagai sarana melatih kedisiplinan dan kerja sama mahasiswa. Anggota dituntut hadir tepat waktu, mengikuti latihan secara konsisten, mempersiapkan materi, serta bertanggung jawab terhadap bagian suara masing-masing.

Dosen Pembina UKM PSM Sadhuta Madhuswara Universitas PGRI Madiun, Dr. Rosita Ambarwati, S.S., M.Pd., mengatakan kemampuan bekerja dalam tim menjadi bagian penting dalam kegiatan paduan suara.

“Paduan suara tidak bisa berjalan hanya dengan mengandalkan kemampuan individu. Setiap anggota memiliki bagian suara dan peran masing-masing yang harus disatukan,” ujarnya.

Ke depan, PSM Sadhuta akan memperkuat program latihan dan pembinaan anggota untuk menjaga kualitas penampilan sekaligus memastikan regenerasi organisasi berjalan.

“Harapannya, mahasiswa yang belum percaya diri atau belum memiliki kemampuan vokal yang matang tetap memiliki kesempatan untuk bergabung dan belajar,” pungkas Dea.

Dengan pola pembinaan tersebut, PSM Sadhuta tidak hanya berfokus pada kemampuan tampil dalam berbagai kegiatan kampus. Proses latihan juga diarahkan untuk membangun kemampuan vokal, kerja sama, disiplin, dan komitmen mahasiswa secara berkelanjutan.