Mahasiswa IKOR UNIPMA Ini Turun Langsung Jadi Wasit Piala Soeratin U-13 dan U-15!
Universitas PGRI Madiun- Menjadi mahasiswa Ilmu Keolahragaan (IKOR) tidak hanya berkutat pada teori olahraga di ruang kelas. Steven Vijaya Kusuma, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun), membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara nyata melalui keterlibatan langsung di dunia olahraga.
Mahasiswa semester 6 menuju 7 tersebut mendapat kesempatan mengambil peran sebagai wasit dalam ajang Piala Soeratin U-13 dan U-15 Askab PSSI Ngawi. Dalam kompetisi sepak bola usia dini tersebut, Steven bertugas menjadi pengadil lapangan yang memastikan pertandingan berjalan tertib, adil, dan sesuai regulasi.
Piala Soeratin sendiri merupakan salah satu kompetisi sepak bola nasional yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai wadah pembinaan pemain muda. Kompetisi ini memiliki beberapa tahapan, mulai dari tingkat Askab/Askot, Asprov, hingga tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Steven menjalankan tugasnya sebagai wasit pada tahap Askab PSSI Kabupaten Ngawi yang berlangsung di Stadion Ketonggo Ngawi, pada 1–2 Agustus 2026.
"Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk belajar secara langsung dan menambah jam terbang sebagai seorang pengadil lapangan," ujar Steven, Sabtu (1/8), kemarin.
Ketertarikan Steven pada dunia perwasitan bukan tanpa bekal. Ia telah memiliki lisensi wasit C3, sehingga keterlibatannya dalam kompetisi resmi seperti Piala Soeratin menjadi langkah penting untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman di lapangan.
Bagi Steven, pengalaman memimpin pertandingan secara langsung memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan hanya memahami teori. "Di lapangan saya bisa belajar banyak hal, mulai dari menghadapi situasi pertandingan, mengambil keputusan, sampai memahami bagaimana seorang wasit harus bersikap profesional," jelasnya.
Keterlibatan Steven dalam ajang tersebut juga menjadi bukti bahwa mahasiswa IKOR Universitas PGRI Madiun memiliki ruang untuk berkontribusi dalam perkembangan olahraga di masyarakat.
Partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan olahraga turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar. Hal ini sejalan dengan semangat kampus berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk aktif berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat.
Melalui pengalaman tersebut, Steven berharap semakin banyak mahasiswa olahraga yang berani mengambil kesempatan untuk terjun langsung ke dunia profesional.
"Manfaatkan kesempatan yang ada untuk mencari pengalaman sebanyak mungkin. Dari pengalaman kita bisa berkembang dan mengetahui kemampuan diri," pungkas Steven.
Langkah Steven menjadi wasit di Piala Soeratin U-13 dan U-15 menjadi gambaran bahwa mahasiswa IKOR Universitas PGRI Madiun mampu mengambil peran strategis dalam ekosistem olahraga Indonesia. Dari lapangan daerah, kontribusi kecil tersebut menjadi bagian dari proses panjang mencetak insan olahraga yang profesional dan berdaya saing.




