Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNIPMA Eksplorasi Jejak Desa Perdikan Banjarsari melalui Lawatan Heritage
Universitas PGRI Madiun – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) melakukan eksplorasi sejarah lokal melalui kegiatan Lawatan Sejarah Banjarsari di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (18/7), kemarin. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat jejak sejarah Banjarsari sebagai salah satu desa perdikan.
Lawatan sejarah tersebut diselenggarakan oleh Komunitas Pecinta Sejarah (KOMPAS MADYA) dengan melibatkan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HIMADIRA) Universitas PGRI Madiun. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan hari jadi Desa Banjarsari ke-258.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menelusuri berbagai peninggalan dan informasi sejarah yang berkaitan dengan Banjarsari. Desa tersebut dikenal sebagai desa perdikan, yaitu wilayah yang pada masa lalu memperoleh pembebasan dari kewajiban pajak atau upeti oleh penguasa tertentu.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Madiun dari semester 2, 4, dan 6. Melalui pembelajaran langsung di lapangan, mahasiswa dapat menghubungkan kajian sejarah yang diperoleh di ruang perkuliahan dengan sumber sejarah yang berada di lingkungan masyarakat.
Ketua HIMADIRA Universitas PGRI Madiun, Vanzha Rio Prabowo, mengatakan kegiatan lawatan sejarah menjadi bagian dari penguatan pembelajaran sejarah lokal yang sesuai dengan bidang keilmuan mahasiswa Pendidikan Sejarah.
"Kegiatan ini sejalan dengan keilmuan Prodi Pendidikan Sejarah karena mendukung pembelajaran sejarah lokal Madiun. Mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga melihat langsung peninggalan sejarah yang ada di sekitar," ujarnya, Sabtu (1/8).
Menurut Vanzha, pembelajaran sejarah perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk eksplorasi terhadap lingkungan sekitar. "Sejarah tidak terbatas dipelajari melalui membaca buku dan menghafal nama tokoh maupun tahun," tambahnya.
Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Madiun turut mendukung kegiatan pembelajaran di luar ruang sebagai bagian dari metode pembelajaran berbasis pengalaman. Lawatan sejarah menjadi salah satu bentuk pembelajaran alternatif yang menggabungkan kajian akademik dengan pengamatan langsung di lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengidentifikasi, memahami, dan mengenalkan potensi sejarah lokal Madiun kepada masyarakat.
Saat ini, pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Informasi lengkap mengenai program studi dan persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, laman resmi www.Universitas PGRI Madiun.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Biro PMB Kampus 1 Jalan Setiabudi No. 85 Madiun dan Kampus 2 Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi.




