Dari Kampus ke Lapangan! Diaz UNIPMA Asah Bakat Jadi Pelatih Basket Muda 

Basket bukan sekadar hobi bagi Diaz Arsyi Firdana, mahasiswa Prodi Ilmu Keolahragaan (IKOR) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun). Di tengah kesibukan kuliah, ia aktif turun langsung ke lapangan sebagai pelatih basket bagi pelajar dan mahasiswa. Mayoritas pemain yang ia latih berada pada rentang usia 19 hingga 21 tahun, yang juga merupakan usia rata-rata mahasiswa.

Bagi Diaz, menjadi pelatih bukan hanya soal mengajarkan teknik bermain. Lebih dari itu, ia ikut membentuk karakter pemain, mulai dari disiplin, kerja sama tim, hingga sportivitas. Aktivitas ini menjadi pengalaman berharga yang tidak ia dapatkan hanya dari ruang kelas.

“Melatih itu bukan cuma soal permainan, tapi juga bagaimana kita bisa membangun mental dan kekompakan tim,” ungkap Diaz, Senin (27/4), kemarin.

Kesibukannya di lapangan pun sejalan dengan materi yang ia pelajari di bangku kuliah. Mulai dari teori kepelatihan, strategi permainan, hingga manajemen tim, semuanya ia terapkan secara langsung saat mendampingi para pemain.

Menariknya, perjalanan Diaz di dunia basket terbilang baru. Ia mengaku mulai mengenal dan menekuni olahraga bola basket pada 2024. Awalnya, basket ia pilih sebagai sarana untuk melatih fokus dan menjadi bentuk “meditasi diri” agar lebih konsentrasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Seiring berjalannya waktu, ia mulai mengenal lebih banyak relasi di dunia basket hingga akhirnya mendapat kesempatan untuk melatih di salah satu klub di Madiun, yakni Rookie Kids Sport. Dari sanalah, ia semakin serius menekuni dunia kepelatihan.

Konsistensi yang ia bangun pun membuahkan hasil. Diaz telah mengantongi sertifikat kepelatihan sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan yang ia kembangkan secara mandiri dan berkelanjutan di cabang olahraga bola basket.

Pengalaman tersebut membuat proses belajarnya terasa lebih hidup. Diaz tidak hanya memahami teori, tetapi juga menghadapi langsung dinamika di lapangan, termasuk beradaptasi dengan berbagai karakter pemain.

Keterlibatan Diaz ini menjadi gambaran nyata bahwa mahasiswa Universitas PGRI Madiun mampu hadir dan memberi kontribusi langsung di masyarakat. Semangat ini sejalan dengan konsep kampus berdampak, di mana mahasiswa didorong untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berperan aktif dan memberi manfaat nyata.

Melalui perannya sebagai pelatih basket, Diaz berharap dapat terus mengembangkan potensi atlet muda sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang di luar kampus.

“Selagi masih mahasiswa, jangan ragu untuk mencoba dan terjun langsung. Dari situ kita justru belajar banyak hal,” pungkasnya.

 Untuk informasi lebih lengkap terkait kegiatan kampus, dapat mengunjungi akun Instagram resmi Universitas PGRI Madiun di @official_Universitas PGRI Madiun. Universitas PGRI Madiun juga telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pendaftaran mahasiswa baru program Reguler dan RPL tahun akademik 2025/2026 juga telah dibuka.

Informasi lengkap terkait program studi dan persyaratan dapat diakses melalui akun Instagram @Universitas PGRI Madiun_pmb, atau dengan datang langsung ke Biro PMB di Kampus 1, Jalan Setiabudi No. 85 Madiun, maupun Kampus 2 di Jalan Raya Klitik Km 5 Ngawi. Informasi juga tersedia di laman resmi Universitas PGRI Madiun, www.Universitas PGRI Madiun.ac.id.