SELAMAT, ENAM TIM PKM UNIPMA LOLOS PIMNAS 

Senin, 7 Agustus 2017, Pusat Studi PKM LPPM Unipma mengadakan Talk Show dengan  Tim PKM Lolos Pimnas, dimana disana akan hadir beberapa kelompok PKM yang lolos Pimnas. Menurut Bapak Drs. Agus Budi Santoso, M.Pd. selaku kepala Pusat studi PKM LPPM Unipma, PKM yang lolos Pimnas tahun 2017 ini ada sebanyak 6 kelompok, dimana jenis PKM yang lolos tersebut adalah PKM-M sebanyak 4 proposal dan PKM-PSH sebanyak 2 proposal, juga PKM yang lolos didanai Dikti ada sebanyak 22 kelompok. Bapak Agus Budi Santoso, M.Pd. (Kepala Pusat Studi PKM LPPM UNIPMA) menuturkan trik agar PKM dapat lolos adalah dengan mempersiapkan betul-betul kegiatan apa saja yang harus dilakukan dan harus jelas capaiannya serta terukur juga perlu adanya monitoring secara berkala setiap 2 minggu sekali dipantau kegiatan dan ketercapaian programnya. Di tahun 2017 ini Pusat Studi PKM LPPM bersama Wakil Rektor 3 mengkaji perlunya dosen pembina yang memantau secara berkala pelaksanaan program setiap kelompok PKM yang lolos didanai, di samping dosen pendamping.

Diantara Tim PKM yang lolos Pimnas adalah saudara Nanang Septianto dari semeter 8 program studi pendidikan sekolah dasar. Nanang menuturkan judul, alasan, serta keunikan tersendiri mengapa PKM Timnya dapat lolos diantaranya Judul PKM tersebut adalah (Buaya) Blusukan Budaya : Sarana Pengenalan Budaya Sekaligus Pelatihan Life Skill Melalui Tarian Tradisional "Jatil dan Ganong" Pada Anak Panti Asuhan  di Panti Asuhan Bestari Kota Madiun, alasan mengapa Timnya membuat PKM tersebut adalah ingin meningkatkan seni tradisional yang mulai ditinggalkan di era modern sekarang ini, dan juga wujud upaya pemberdayaan anak-anak panti asuhan untuk berani bermimpi dan menunjukkan potensi yang kemudian akan dijadikan sebagai bekal life skill mereka di masa depan. Juga mengapa harus pada anak panti asuhan karena Timnya berorientasi pada anak-anak yang kurang beruntung dari segi ekonomi dimana mereka tidak memiliki orang tua untuk memenuhi kebutuhannya.